jangan menyepelekan sholat

Namaku Agus, bapak agus. Suatu hari aku pergi ke luar kota karena ada urusan kantor. Untuk menjangkau kota tersebut harus menempuh jarak kira-kira 10 km atau sekitar 30 menit dengan naik motor, setelah itu menyebrangi selat sempit dengan menggunakan kapal ferry dengan waktu tempuh 30 menit. Setelah itu menuju kantor yang kurang lebih 30 menit saja. 1,5 jam. Lumayan dekat kan !!!

Meetingku selesai pukul 13.45 WIB. Karena waktu tempuh ke rumah kurang lebih 1,5 jam maka kuputuskan untuk makan siang dan sholat dhuhur saja tanpa di jamak dengan ashar. Karena aku yakin aku masih nututin untuk shalat ashar di rumah. Paling tidak pukul 15.30 atau 16.00 lah paling lambat aku sampai rumah. Setelah keluar dari mesjid aku langsung tancap gas untuk pulang.

Ternyata takdir berkata lain, kapal yang aku tumpangi mengalami masalah di tengah perjalanan. Entah apa yang terjadi aku kurang tahu. Yang jelas kapal yang biasanya butuh waktu hanya 30 menit menjadi 2 jam lebih. Ketika akan keluar dari kapal motornya pun harus dituntun, tidak bisa dikendarai seperti biasanya. Aku hampir jatuh ketika menuntun motor itu. Mulutku terus berucap istighfar pada Allah SWT dan minta keselamatan pada-Nya. Setelah sampai di darat aku langsung menuju mesjid terdekat untuk menunaikan shalat ashar karena waktunya sudah amat mepet.

Setelah shalat, aku beristighfar mohon ampun karena telah menyepelekan sesuatu yaitu dengan tidak menjamak shalat dhuhur-ashar. Meskipun aku masih diberi sedikit waktu untuk melakukan shalat ashar itu mungkin karena Allah-lah.

Setelah kejadian tersebut, dalam hatiku tertanam keyakinan atau apalah namanya bahwa “mending aku melakukan shalat 2x (menjamak )daripada tidak shalat”

Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari cerita di atas???

–          Allah SWT telah memberikan kemudahan dan keringanan pada hambanya dalam melakukan ibadah. ada baiknya jika kita keluar rumah dalam perjalanan dan belum mengerjakan shalat lebih baik untuk dijamak meskipun jaraknya dekat seperti cerita pak Agus diatas. Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi setelah itu.

–          Pelajaran lain???? Monggo di cari sendiri barang kali masih ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s