manajemen Financial

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1  Latar belakang

Dewasa ini, manajer keuanagn memegang peranan penting. Seiring dengan berkembangnya tugas menejer keuangan tidak hanya mencatat, membuat laporan, mengendalikan posisi kas, membayar tagihan dan mencari dana. Akan tetapi manajer keuangan juga harus mampu menginvestasikan dana, mengatur kombinasi sumber dana yang optimal, serta pembagian deviden dalam rangka meningkatkan nilai perusahaan.

Karena jumlah dan kualitas dari pelayanan keperawatan tergantung pada perencanaan penganggaran, manajer perawat harus mampu mengatur prosedur-prosedur yang berhubungan dengan kegiatan pelayanan kesehatan. Dengan kemampuan ini, perawat akan mendapatkan sumber daya yang diperlukan untuk asuhan keperawatan yang aman dan efektif. Dengan sumber daya yang terbatas dan pasar bersaing, sumber daya manusia dan material harus digunakan secara bijaksana dan efisien. Menejer perawat meyakini bahwa control terhadap anggaran belanja menentukan pengontrolan keperwatan. Biaya dari pelayanan keperawatan telah diidentifikasi sejak beberapa tahun yang lalu, namun pendapatan dari ketentuan pelayanan keperawatan meliputi pendapatan total pelayanan. Praktik ini akan menghentikan upaya menejer perawat yang tidak hanya membenarkan biaya yang dibebankan pada pelayanan ini, tetapi akan mengadakan program dan prosedur untuk biaya asuhan keperawatan langsung.

 

1.2  Rumusan masalah

  1. Apa pengertian menejemen?
  2. Apa pengertian menejemen finansial?
  3. Apa tujuan manajemen financial dalam keperawatan?
  4. Apa peran penting dari manajemen finansial?
  5. Fungsi manajemen finansial?
  6. Bagaimana contoh manajemen finansial rumah sakit di ruang anak?

 

1.3  Tujuan

  1. Mengetahui pengertian dari menejemen
  2. Mengetaui pengertian menejemen financial
  3. Mengetahui tujuan menejemen financial dalam keperawatan
  4. Mengetahui peran penting dari manajemen finansial
  5. Mengetahui fungsi manajemen financial
  6. Untuk mengetahui bagaimana contoh manajemen finansial rumah sakit di ruang anak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

ISI

 

2.1  Pengertian menejemen

Menejemen merupakan suatu poses yang melibatkan kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian yang dilakukan untuk mencapai sasaran perusahaan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya. (M. Fuad 2002:92).

Menejemen merupakan kegiatan manusia untuk memimpin dan mengawasi bekerjanya badan usaha. Menejemen ini terpusat pada administrasi dan mengintegrasi manusia, material dan uang ke dalam suatu unit operasi yang efektif, mengawasi berbagai kegiatan dalam perusahaan. (Sukanto Reksohadiprodjo 1999:25).

Manajemen keperawatan adalah proses pelaksanaan pelayanan keperawatan melalui upaya staf keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan, pengobatan dan rasa aman kepada pasien, keluarga dan masyarakat. (Gillies, 1989).

 

2.2  Pengertian menejemen finnsial

Manajemen finansial adalah suatu proses dalam pengaturan aktivitas atau kegiatan keuangan dalam suatu organisasi, dimana di dalamnya termasuk kegiatan planning, analisis dan pengendalian terhadap kegiatan keuangan yang biasanya dilakukan oleh menejer keuangan.

Menejemen keuangan dapat diartikan sebagai menejemen dana baik yang berkaitan dengan pengalokasian dana dalam berbagai bentuk investasi secara efektif maupun usaha pengumpulan dana untuk pembiayaan investasi atau pembelanjaan secara efisien (Agus Sartono 2001:6)

 

2.3  Tujuan manajemen finansial

  • Memaksimalkan kesejahteraan pemilik perusahaan atau memaksimalkan nilai perusahaan.
  • Menjaga kelangsungan hidup perusahaan.
  • Mencapai kesejahteraan masyarakat sebagai tanggung jawab sosial perusahaan
  • Fungsi keperawatan, mewakili sebagian besar pengeluaran total yaitu sepertiga dari keseluruhan anggaran dasar rumah sakit.

 

2.4  Peran dan arti penting menejemen finansial

  • Fungsional perusahaan
  • Posisi menejer keuangan dalam struktur organisasi
  • Pengembangan karir menejer keuangan
  • Kesempatan berkarir

 

2.5  Fungsi manajemen finansial

  1. a.      Menetapkan pengalokasian dana/ investment decision

Keputusan yang diambil oleh menejer keuangan dalam pengalokasian dana dalam bentuk investasi yang dapat menghasilkan laba di masa yang akan datang. Bentuk, macam dan komposisi dari investasi tersebut akan mempengaruhi dan menunjang tingkat keuntungan di masa depan.

  1. b.      Memutuskan alternatif pembiayaan / financial decision

Keputusan pendanaan ini sering disebut sebagai kebijakan struktur modal. Keputusan manajemen keuangan dalam melakukan pertimbangan dan analisis perpaduan antara sumber-sumber dana yang paling ekonomis bagi perusahaan untuk mendanai kebutuhan-kebutuhan investasi serta kegiatan operasional perusahaan.

  1. c.       Kebijakann dalam pembagian dividend/ dividend decision

Merupakan keputusan manajemen keuangan unrtuk menentukan besarnya presentase laba yang dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk cash dividend, stabilitas dividend yang dibagikan, dividen saham (stock dividend), pemecahan saham (stock split) serta penarikan kembali saham yang beredar yang semuanya ditunjukkan untuk meningkatkan kemakmuran para pemegang saham. Maka penerapan proses menejemen dalam bidang keuangan tentunya disertai dengan tujuan tertentu yaitu agar berbagai aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan dapat berjalan sebaik-baiknya.

  1. d.      Analisa rasio keuangan

Merupakan metode yang paling luas untuk menentukan kekuatan dan kelemahan organisasi dalam area investasi, pembiayaan dan dividen.

                                             

2.6 Manajemen Finansial di Ruang Rawat Inap Anak

a. Fasilitas Ruang Ruang Rawat Inap Anak, yaitu:

  1. 20 tempat tidur @ Rp 1.000.000        =Rp 20.000.000,00
  2. 20 laken @ Rp 50.000                        =Rp 1.000.000,00
  3. 20 stik laken @ Rp 30.000                 = Rp 600.000,00
  4. 20 perlak pengalas @ Rp 20.000        = Rp 400.000,00
  5. 20 selimut @ Rp 30.000                     = Rp 600.000,00
  6. 20 taplak meja @ Rp 10.000              = Rp 200.000,00
  7. 5 Kipas angin plafon @ Rp 200.000  = Rp 1.000.000,00
  8. 20 Kursi penunggu @ Rp 20.000       = Rp 400.000,00
  9. 20 Standart infuse @ Rp100.000       = Rp 2.000.000,00
  10. 80 Cairan infus/hari @ Rp10.000       = Rp 800.000,00
  11. 5 Bak instrument @ Rp 70.000          = Rp 350.000,00
  12. 5 Cucing @ Rp 15.000                       = Rp 75.000,00
  13. 5 Pinset Anatomi @ Rp 7.500            = Rp 37.500,00
  14. 5 pinset chirugi @ Rp 7.500               = Rp 37.500,00
  15. 5 Kom tertutup @ Rp25.000              = Rp 125.000,00
  16. 20 Kassa @ Rp 25.000                       = Rp 500.000,00
  17. 3 Gunting perban @ Rp 15.000          = Rp 45.000,00
  18. 300 spuit 1cc/bulan @ Rp 3.000         = Rp 900.000,00
  19. 300 spuit 3cc/ bulan @ Rp 3.000        = Rp 900.000,00
  20. 300 spuit 5cc/ bulan @ Rp 3.000        = Rp 900.000,00
  21. 300 spuit 10cc/ bulan @ Rp 3.000      = Rp 900.000,00
  22. 300 spuit 20cc/ bulan @ Rp 4.000      = Rp 12.000.000,00
  23. 300 spuit 50cc/ bulan @ Rp 5.000      = Rp 15.000.000,00
  24. 5 Bengkok @ Rp 7000                       = Rp 35.000,00
  25. 200 transfution set @ Rp 15000         = Rp 3.000.000,00
  26. 200 infus set @ Rp 15.000                 = Rp 3.000.000,00
  27. 200 venlon @ Rp 5.000                      = Rp 1.000.000,00
  28. 50 Hipafix @ Rp 8.000                      = Rp 400.000,00
  29. 30 kateter @ Rp 20.000                      = Rp 600.000,00
  30. 30 urobag @ Rp 15.000                      = Rp 450.000,00
  31. 5 jelli besar @ Rp 15.000                    = Rp 75.000,00
  32. 5 tromol besar @ Rp 100.000             = Rp 500.000,00
  33. 5 korentang @ Rp 50.000                   = Rp 250.000,00
  34. 10 tabung oksigen @ Rp 2.500.000   = Rp 25.000.000,00
  35. 20 nasal kanul @ Rp 10.000               = Rp 200.000,00
  36. 20 masker sungkup @ Rp 15.000       = Rp 300.000,00
  37. 20 sungkup berbalon @ Rp 20.000    = Rp 400.000,00
  38. 5 kursi roda @ Rp 1.000.000              = Rp 5.000.000,00
  39. 10 kursi perawat @ Rp 50.000           = Rp 500.000,00
  40. 1 brankat @ Rp 2.000.000                  = Rp 2.000.000,00
  41. 5 klem @ Rp 15.000                           = Rp 75.000,00
  42. 3 nurse kit @ Rp 500.000                   = Rp 1.500.000,00
  43. 1 Kulkas darah @ Rp 2.500.000        = Rp 2.500.000,00
  44. 1 Kulkas minuman @ Rp2.500.000    = Rp 2.500.000,00
  45. 5 Tisu kamar mandi@ Rp 10.000       = Rp 50.000,00  +
  46. Total                                                    = Rp

 

b. Pelayanan Penunjang

  1. Farmasi                                            = Rp 20.000.000
  2. Dapur umum:

Gas LPG                                         = Rp 70.000,00

Dapur set (panci, teflon, dan lain-lain)         = Rp 2.000.000,00

  1. 5 Air galon   @ Rp 12.000,00          = Rp 60.000,00

 

 

 

Dari fasilitas di atas dapat diketahui dana pemasukan dan pengeluaran, yaitu:

1)      Pemasukan Dana:

  1. Perkiraan hasil usaha yang akan dicapai rumah sakit

pada tahun anggaran tersebut.                                            Rp 150.000.000,00

  1. Penggunaan kembali biaya penyusutan                               Rp 70.000.000,00
  2. Bantuan dari instansi atasan atau donatur.                         Rp 50.000.000,00
  3. Pinjaman dari lembaga keuangan atau lain-lain                  Rp 50.000.000,00

misalnya biaya dari mahasiswa yang praktek.                                                      +

Total                                                                                    Rp                              

2)      Pengeluaran Dana:

  1. 25 Gaji dan tunjangan @ Rp 1.500.000,00                                    Rp  37.500.000,00
  2. Biaya lembur, kesejahteraan, pendidikan, dan lain-lain.

@ Rp 25.000,00                                                                  Rp 22.500.000,00

  1. Biaya pemeliharaan                                                             Rp 5.000.000,00
  2. Biaya administrasi dan umum                                             Rp. 2.500.000,00
  3. Biaya penyusutan aktiva tetap.                                           Rp 10.000.000                   +

Total                                                                                    Rp

  1. a.       Investment Decision
  2. Kulkas minuman                                                                          Rp 5.000.000,00
  3. Koperasi                                                                                       Rp 10.000.000,00
  4. Alat-alat laboratorium                                                                  Rp 150.000.000,00
  5. Alat-alat dapur umum                                                                  Rp 2.000.000,00   +

Total                                                                                             Rp

  1. b.       Financial Decision
    1. Bantuan dari instansi atasan atau donatur.                                   Rp 50.000.00,00
    2. Mengelurkan pendanaan untuk acara tentang anak

(penyuluhan, seminar, dll)                                                            Rp 10.000.000,00

  1. Mengeluarkan saham bangunan untuk koperasi                           Rp 5.000.000,00
  2. Meminjamkan dana untuk koperasi                                              Rp 10.000.000,00   +

Total                                                                                              Rp

  1. c.       Dividend Decision
  2. Gaji dan tunjangan
  3. Biaya lembur, kesejahteraan, pendidikan, dan lain-lain.
  4. Biaya pemeliharaan
  5. Biaya administrasi dan umum
  6. Biaya penyusutan aktiva tetap
    1. Analisa Rasio Keuangan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

 

3.1 Kesimpulan

Manajemen finansial adalah suatu proses dalam pengaturan aktivitas atau kegiatan keuangan dalam suatu organisasi, dimana di dalamnya termasuk kegiatan planning, analisis dan pengendalian terhadap kegiatan keuangan yang biasanya dilakukan oleh menejer keuangan. Setiap rumah sakit harus mempunyai ruangan untuk penyelenggaraan pelayanan rawat jalan, rawat inap, gawat darurat, penunjang medic dan non medic. Fungsi manajemen financial adalah investment decision, financial decision, pembagian dividend dan analisa rasio keuangan.

 

 

3.2 Saran

            –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s